Skip to content
友善列印 書籤
二維碼

Main Content

麻疹 - 印尼文版
關閉
麻疹 - 印尼文版
  • vaksin sesuai dengan program imunisasi lokal di tempat tinggal mereka. Misalnya, anak-anak berusia di bawah satu tahun yang sering bepergian ke atau tinggal di Daratan harus mengikuti jadwal imunisasi campak Daratan dengan dosis pertama vaksin campak pada usia 8 bulan, diikuti dengan dosis berikutnya pada usia 18 bulan.
  • Semua pekerja rumah tangga asing (PRTA) yang tidak imun@ terhadap campak harus mendapatkan vakin Measles, Mumps and Rubella (MMR), lebih baik sebelum tiba di Hong Kong. Jika tidak mungkin, mereka dapat berkonsultasi dengan dokter setelah tiba di Hong Kong. Agen tenaga kerja dapat mempertimbangkan untuk menambahkan asesmen status imun terkait campak atau vaksinasi MMR untuk PRTA sebagai hal tambahan dalam paket pemeriksaan medis pra-kerja.
  • Wanita hamil dan wanita yang berencana untuk hamil harus berkonsultasi dengan dokter untuk minta saran jika tidak yakin apakah dirinya imun terhadap campak. Karena vaksin campak tidak dapat diberikan selama kehamilan, mereka disarankan untuk tidak berpergian ke area yang mengalami wabah atau berfrekuensi kejadian campak tinggi jika tidak imun terhadap campak.
  • Individu berikut TIDAK BOLEH mendapatkan vaksin MMR^*:
    1. menunjukkan reaksi alergi serius terhadap pemberian dosis vaksin MMR sebelumnya atau terhadap komponen vaksin (mis. gelatin atau neomisin)
    2. individu yang mengalami penekanan sistem imun parah akibat penyakit atau pengobatan (mis. sedang menjalani perawatan kanker seperti kemoterapi atau radioterapi, mengonsumsi obat-obatan penekan sistem imun seperti corticosteroid dosis tinggi, dll.)
    3. sedang hamil#

@ Secara umum, seseorang dapat dianggap tidak imun terhadap campak jika (i) belum pernah mengalami infeksi campak sesuai konfirmasi uji laboratorium sebelumnya, dan (ii) belum pernah divaksin campak lengkap atau status vaksinasinya tidak diketahui.

^Selalu perlu mencari bantuan medis.

*Menurut informasi World Health Organization and United States Centers for Disease Control and Prevention, reaksi anafilaksis terhadap vaksin MMR tidak terasosiasi dengan hipersensitivitas terhadap antigen telur namun dengan komponen vaksin lainnya (seperti gelatin). Resiko reaksi alergi yang parah setelah menerima vaksin ini sangat rendah pada orang yang alergi telur. Karena itu, orang yang memiliki alergi telur non-anafilaksis dapat diberi vaksin MMR dengan aman. Penderita reaksi alergi parah (mis. anafilaksis) terhadap telur perlu berkonsultasi dengan dokter mengenai vaksin yang tepat.

# Secara umum, wanita harus menghindari kehamilan selama tiga bulan setelah menerima vaksin MMR dan melakukan upaya kontrasepsi yang tepat.

9 Juli 2019

9 July 2019

 
第一頁  上一頁  / 3   
頁首   頁首
 

Main Content

麻疹 - 印尼文版
關閉