|
- Tutup mulut dan hidung Anda dengan tisu saat bersin atau batuk. Buang tisu yang kotor ke tempat sampah berpenutup, lalu cuci tangan sampai bersih.
- Ketika mengalami gejala pernapasan, kenakan masker medis, jangan bekerja atau sekolah, hindari pergi ke tempat yang ramai dan segera minta saran dokter.
- Orang yang terinfeksi campak harus disarankan untuk tinggal di rumah selama 7 hari sejak munculnya ruam dan menghindari kontak dengan orang yang rentan, terutama wanita hamil dan wanita yang berencana untuk hamil. Hal ini karena wanita hamil yang tidak imun terhadap rubella dapat tertular penyakit dan janinnya juga dapat terpengaruh. Karena itu, kontak dekat dengan wanita hamil perlu dilacak dan status imunitas mereka juga perlu diperiksa.
2. Jaga kebersihan lingkungan yang baik
- Secara teratur bersihkan dan disinfeksi permukaan yang sering disentuh seperti perabotan, mainan dan barang-barang yang biasa digunakan bersama dengan pemutih yang sudah diencerkan 1:99 (campurkan 1 bagian 5,25% pemutih dengan 99 bagian air), biarkan selama 15 - 30 menit, dan kemudian bilas dengan air dan keringkan. Untuk permukaan logam, desinfektasi dengan alkohol 70%.
- Gunakan handuk sekali pakai penyerap untuk menyeka kontaminan yang tampak jelas seperti cairan sekresi pernapasan, dan kemudian desinfektasi permukaan dan daerah sekitarnya dengan pemutih yang diencerkan 1:45 (campurkan 1 bagian pemutih 5,25% dengan 49 bagian air), biarkan selama 15 - 30 menit dan kemudian bilas dengan air dan keringkan. Untuk permukaan logam, desinfektasi dengan alkohol 70%.
- Jaga agar ventilasi dalam ruangan tetap baik. Hindari pergi ke tempat-tempat umum yang ramai atau berventilasi buruk; individu yang berisiko tinggi dapat mempertimbangkan untuk memakai masker medis saat berada di tempat seperti itu.
3. Imunisasi
- Imunisasi dengan vaksin rubella adalah cara efektif untuk mencegah penyakit ini. Di bawah Program Imunisasi Masa Kanak-kanak Hong Kong, anak-anak akan menerima dua dosis vaksin Rubella (Silahkan mengacu pada Program Imunisasi Masa Kanak-kanak Hong Kong).
- Wanita berusia subur yang belum diimunisasi perlu memeriksakan status imunitasnya sebelum merencanakan kehamilan dan mendapatkan vaksin rubella jika perlu.
- Tempat yang berbeda akan mengembangkan program imunisasi yang berbeda sesuai profil epidemiologinya. Orang tua harus mengatur agar anak-anak mereka menerima vaksin sesuai dengan program imunisasi lokal di tempat tinggal mereka. Misalnya, anak-anak berusia di bawah satu tahun yang sering bepergian ke atau tinggal di Daratan harus mengikuti jadwal imunisasi rubella Daratan dengan dosis pertama vaksin rubella pada usia 8 bulan, diikuti dengan dosis berikutnya pada usia 18 bulan.
|
|
|